Kamis, 21 Mei 2015

Bermalam di Hotel Syariah Solo


Tanggal 7 Mei  2015 lalu aku dan suamiku si Akang, bersama pasangan suami istri senior, Pak Yugen dan Ibu Sri Widayati melakukan touring dengan motor dari Bogor  ke Jawa Timur.  Hari pertama touring, setelah menempuh perjalanan sejauh 663 Km, kami tiba di Solo.


Sejak awal, kami sudah merencanakan akan istirahat satu malam di Solo. Seorang teman dari komunitas motor besar merekomendasikan sebuah hotel  yang relatif masih baru. 

Matahari sudah tenggelam  saat kami memasuki kota Solo. Dalam kondisi kelelahan, kami menelusuri jalan-jalan mengikuti petunjuk GPS. Untunglah tak sulit menemukan hotel yang dimaksud. Letaknya di Jl Adi Sucipto no 47, bersebelahan dengan Hotel Lorin. Lokasi hotel sangat strategis. Hanya berjarak sekitar 5 menit saja dari bandara Adi Soemarmo dan 10 menit dari pusat kota Solo.

Memasuki halaman hotel, aku menyaksikan bangunan megah berlantai 12 dengan pancaran lampu-lampu  berwarna keemasan.  Tertera pada bagian atas gedung sebuah logo berbentuk huruf S dilingkari gambar kubah berwarna hijau. Di bawah logo itu tertulis “Syariah Hotel Solo”.


Tak seperti lobby-lobby hotel berbintang pada umumnya yang kerap diiringi denting piano berikut suara penyanyi yang melantunkan lagu-lagu,  memasuki lobby hotel aku disambut suasana tenang dan nyaman. Meskipun terhitung baru, hotel ini telah meraih “The Best Performance” pada ajang IHBF 2014 yang diadakan di Jakarta bulan Desember 2014 lalu.




Seorang petugas hotel menyambut ramah. Tersedia kamar-kamar berjumlah 387 dengan tipe standard luas kamar 18 m2,  superior luas 20 m2, deluxe berukuran 27 m2,  dan family suite  berukuran 69 m2 dengan rentang harga dari  Rp. 800.000,- , Rp. 1.200.000,-, Rp. 1.500.000,- hingga Rp. 3.000.000,- per malam.


Harga tersebut sudah termasuk welcome drink untuk 2 orang, pajak pemerintah dan pelayanan 21%,  makan pagi untuk dua orang dewasa, gratis penggunaan alat pembuat kopi dan teh di kamar, dan  pengantaran / penjemputan gratis dari Bandara Adi Soemarmo ke hotel.


Setelah mengurus administrasi hotel, kami diantar menuju kamar. Melangkah di korridor hotel, terlihat ornamen-ornamen interior  bernuansa Timur Tengah.


Di setiap lantai hotel tersedia musholla lengkap dengan peralatan shalat yang bisa digunakan  tamu hotel melaksanakana aktivitas ibadah. Keunikan lainnya, di setiap waktu shalat, akan terdengar suara azan berkumandang pada tiap  koridor dengan gaya  berbeda di setiap lantainya.


Hotel berbintang 4 ini memiliki fasilitas 3 ballroom yang bernama Solo Raya, Karanganyar dan Sukoharjo. Semua ballroom  terletak di lantai 12.  Ballroom terbesar adalah Sukoharjo yang bisa menampung hingga 700 orang. Selain itu terdapat 5 buah meeting room yang terletak di lantai 1 dan 5.

Apa yang istimewa dari hotel ini ? Berbeda dengan hotel lainnya, konsep hotel berprinsip pada kemaslahatan umat, menghindari maksiat, pornografi, narkoba dan minuman keras. Selain itu hotel ini lebih menjaga etika, menghindari prilaku hedonis dan tindak asusila tamu hotel. Menarik, kan?

http://www.syariahhotelsolo.com

Kamar dan tempat tidur yang nyaman. Itulah yang sangat kami butuhkan untuk melepaskan segala penat setelah meluncur di atas motor menempuh ratusan kilometer di tengah cuaca panas terik dan debu jalanan.

http://www.syariahhotelsolo.com

Setelah mandi dengan air hangat, berganti pakaian dan shalat, kami merebahkan tubuh  di ranjang hotel itu dengan bantalnya yang lembut menopang kepala. Nyamannya.. Kami langsung tertidur pulas. Blass...Tak mimpi apa-apa karena nyenyaknya. Hahaha...Tahu-tahu sudah terdengar adzan subuh! Kami terbangun dengan tubuh bugar.



http://www.syariahhotelsolo.com

Setelah mandi dan shalat, kami kembali packing barang-barang, kemudian turun ke lobby. Di seberang lobby terdapat Manahan Caffe Shop,  yang tertata apik bergaya Timur Tengah. Caffe ini hanya menyajikan makanan dan minuman halal saja. Para pelayan caffe yang wanita semuanya mengenakan hijab. Sayang sekali kami tak sempat menikmati sarapan pagi racikan cheff hotel ini karena harus cepat-cepat melanjutkan perjalanan touring menuju Jawa Timur.

Bila kami kembali berkunjung ke Solo, hotel ini akan menjadi pilihan kami lagi. Inshaa Allah..

Tidak ada komentar: