Selasa, 12 September 2017

TOURING KE LEMBANG, MENIKMATI SEKELUMIT EROPA DI FARMHOUSE


Kantuk hampir saja mengantar ke alam mimpi ketika  derit pintu kamar yang terkuak menarikku kembali ke alam sadar. Dengan kelopak mata berat,  kutangkap bayangan laki-laki separuh jiwa itu masuk kamar dengan langkah gontai.  Kulirik jam.  Pukul 23.10. Ah... Kasihan sekali  Akang, begitulah aku memanggil suamiku,  baru sampai rumah hampir tengah malam begini. Sebuah proyek penting menyita waktunya, ditambah  kemacetan parah di Jakarta memaksa ia pulang lebih larut. Akang menghempaskan tubuh lelahnya di kasur. Lengannya terjulur meraih dan memelukku.

“Neng, besok kita harus berangkat touring. Kalau Akang di atas motor,  segala penat dan ketegangan rasanya lepas. Akang benar-benar butuh refreshing supaya di hari berikutnya punya energi baru untuk menghadapi pekerjaan.”Bisiknya dengan mata setengah terpejam.

Jumat, 10 Maret 2017

CARA EFEKTIF MENEGUR ANAK

Foto Ilustrasi diambil dari raikankasih.com


Ketika anak melakukan kesalahan, apa yang harus dilakukan orang tua? Beberapa orangtua memilih mengomeli anak, menasehati, atau bahkan menjadi pahlawan yang mengatasi konsekuensi dari kesalahan sang anak.


Tiga pilihan itu mengandung resiko. Dan konyolnya, tiga pilihan itu pernah aku lakukan pada anakku. Dulu, ketika belum belajar parenting.


Kamis, 09 Maret 2017

Resep Lasagna ala Iwed


Lasagna adalah salah satu makanan kegemaran anak-anakku. Dulu, kalau ingin makan lasagna kami biasanya datang ke resto masakan Italia. 




Aku akhirnya membuat sendiri masakan ini, dengan racikan bumbu  sendiri, sampai kutemukan komposisi yang pas di lidah anak-anakku. 

Resepnya sebagai berikut :

Kamis, 02 Februari 2017

Cerita Rasa Karena Rasa Punya Cerita


Rempah iting, sebuah resto di kawasan Jl. Sunda no. 7 Menteng dekat Sarinah Thamrin melayangkan undangan untuk peluncuran produk baru berupa nasi box yang dinamai “Cerita Rasa”. Biasanya,  kalau aku dapat undangan peluncuran menu baru dari caffe atau rumah makan, aku memberlakukan  banyak pertimbangan untuk hadir di acara itu.  


Namun kali ini berbeda. Pengalamanku beberapa saat  lalu ketika makan  di resto ini,  terbukti membuat lidah dan indera penciuman hanyut dalam lezatnya rasa serta aroma eksotisme rempah Indonesia. Masakan ala Rempah Iting sudah berhasil membuat aku dan anak-anak jatuh cinta  lagi pada masakan Indonesia. Mengingat bagaimana lezatnya masakan ala Rempah Iting, aku penasaran ingin hadir dan mencicipi “Cerita Rasa”. 

Selasa, 31 Januari 2017

CARA MEMBANGUN KEMESRAAN SUAMI ISTRI DENGAN 5 PILAR KOMUNIKASI



Setelah menikah dan memiliki anak, apakah kisah hidup kemudian  berjalan seindah dongeng Cinderella atau Putri Salju, “live happily everafter”?  Nyatanya tidaklah sama.  Setidaknya itu yang aku rasakan. Aku membayangkan rumah tangga yang romantis sepanjang pernikahan. Peluk, cium, belaian sayang, kata-kata manis, dan tatapan mata mesra penuh cinta menggelora. Ah sungguh indah!  

Pernikahan semacam itu hanya akan menjadi impian bila tak ada upaya mewujudkannya.  Butuh kemauan kuat, dan konsistensi, termasuk juga harus tabah menghadapi drama-drama yang menyertai upaya itu.

Mari simak perjuanganku menerapkan 5 pilar komunikasi yang kupelajari dari training Transforming Behaviour Skill  berdasarkan ilmu Neuro Linguistic Programming (NLP), untuk mencapai tujuan, membangun kemesraan dalam rumah tangga.

Jumat, 20 Januari 2017

Kemewahan Rasa Tradisional di Rempah Iting

Makan bukan hanya sekedar kegiatan memasukkan makanan ke dalam mulut kemudian mengunyah dan menelannya. Makan juga bukan hanya untuk menghilangkan lapar dan memperoleh nutrisi bagi tubuh. Lebih dari itu.  Kegiatan makan ternyata  bisa menjadi pengalaman yang mengesankan. Seperti menikmati sebuah karya seni.  Bahkan makan juga bisa menumbuhkan rasa nasionalisme, cinta tanah air. Lho, kok bisa? Bagaimana ceritanya? Hehe..



Aku mendengar cerita dari salah seorang sahabat, katanya ada sebuah rumah makan di sebelah Sarinah Thamrin. Tempatnya agak tersembunyi,   di Jalan Sunda no.7 Menteng. Menurutnya masakan di situ enak. Harga makanannya pun untuk ukuran Jakarta Pusat termasuk murah.

“Makanan dan minumannya ditambahi rempah. Jadi bukan cuma rasa, tapi juga aroma. Nikmatnya cetarr ! ”Ujarnya melafalkan huruf r yang bergetar-getar. Ekspresi wajahnya saat mengucapkan kalimat itu kok “makjleb”. Aku jadi penasaran.

Jumat, 13 Januari 2017

Ketika Anak Mendadak Menyerah


Pagi itu, aku, si emak dasteran, sedang bersenandung riang di dapur, membolak-balik tempe mendoan di kuali berminyak panas mendesis-desis.

Tiba-tiba aku teringat Anin. Seharusnya dia sudah turun dari kamarnya di lantai dua untuk sarapan. Jam delapan pagi ini dia akan ikut try out di tempat bimbingan belajarnya. Khawatir Anin lupa, aku berlari meninggalkan kuali tempe mendoan, menuju kamarnya di lantai atas.

Kukuakkan pintu kamar hingga terlihat  anak gadis sulungku  sedang duduk di lantai. Di hadapannya berserakan kertas-kertas, buku, dan alat tulis. Sejak tadi malam kulihat dia menekuri tumpukan kertas dan buku-buku. Tapi pagi ini ada yang aneh.

Minggu, 08 Januari 2017

Workshop Menulis dengan Rasa dan Logika ala A. Fuadi



Siang itu, di sebuah caffe  di kawasan Cilandak, aku dan Mbak Gita bertemu untuk membicarakan sebuah proyek buku. Gelas-gelas kopi, kue-kue, dan laptop tertata di meja kami, menjadi saksi  obrolan seru yang mengalir.

Mbak Gita dan aku punya banyak kesamaan. Kami sama-sama suka menulis, sama-sama blogger, mantan tukang ngomel yang  sudah insyaf dan terus berupaya menjadi emak  terbaik buat anak-anak, aktifis parenting, senang berbagi ilmu, gemar belajar, rajin menabung, baik hati dan tidak sombong. Eh.  Hehehe…
 
Aku dan Mbak Gita

Kedekatan kami terjalin kian erat di komunitas alumni training Enlightening Parenting-nya Mbak Okina Fitriani. Banyak respon positif berupa sharing keberhasilan dalam menerapkan teknik-teknik Enlightening Parenting pada pengasuhan anak yang dilakukan anggota komunitas.  Kami berdua merasa sayang sekali kalau berbagai pengalaman tersebut hanya dinikmati  komunitas ini saja. Timbul ide untuk mengumpulkan pengalaman-pengalaman para orang tua menerapkan pengasuhan  dalam sebuah buku. Nah, rencana membuat buku itulah yang kami rundingkan.

Ketika pembicaraan beralih ke topik mencari penerbit, Mbak Gita berkata,

“Coba aku tanya sama kakak sepupuku ya. Namanya  Bang Fuadi. Dia penulis novel Negeri 5 Menara.”

Berasa tak percaya, aku terpelongok.

“Apa? Maksudnya A. Fuadi? Penulis novel trilogi Negeri 5 Menara? Itu sepupumu?”

Selasa, 03 Januari 2017

Anak Trauma pada Guru? Ini Solusinya



Aku sedang  duduk di ruang makan, baru saja menghabiskan semangkuk sop ayam  ketika si sulung Anin masuk.

“Sudah pulang, sayang?” Sapaku.

Anin tak menjawab. Dihempaskan tubuhnya di kursi makan. Tas kecilnya diletakkan sembarangan  di atas meja. Pandangan mataku menangkap raut wajah Anin  kusut. Rahangnya mengeras. Sudut-sudut bibir tertarik ke bawah. Ketajaman inderaku menangkap kemarahan dari ekspresi wajah dan bahasa tubuh Anin.

“Lha, ada apa ini?” Batinku.

“Anin sebal banget! Ingat Guru Anin  marah tempo hari. Dia bilang percuma saja Anin pintar kalau akhlaknya buruk!” Kalimat itu terlontar dari mulut Anin disertai tatapan mata  dingin menusuk.

Kamis, 29 Desember 2016

Chicken Nugget Keju Isi Telur Puyuh ala Iwed

Bosan dengan chicken nugget yang itu-itu saja? Coba deh buat chicken nugget keju isi telur puyuh. Ide membuat masakan ini datang dari anakku, Dea. Cara membuatnya mudah. Yuk kita masak!



Senin, 28 November 2016

Wisata Murah ke Raja Ampat, Bagaimana Caranya?



Saat akan pergi berwisata ke tempat-tempat yang belum pernah Anda kunjungi, apa yang paling Anda khawatirkan? Setiap orang mungkin akan memiliki jawaban yang berbeda-beda. Ada yang menghawatirkan soal transportasi, ada yang khawatir tersesat, atau, tidak sedikit juga yang menghawatirkan soal biaya.
Namun saat ini, berwisata tidak lagi harus membuat Anda khawatir, karena biaya transportasi semakin murah, pilihan moda transportasi semakin beragam. Setali tiga uang, sarana prasarana dan akomoasi seperti hotel di berbagai destinasi wisata Indonesia sudah semakin memadai. Contohnya jika Anda ingin ke Papua.

 Raja Ampat - Indonesia.travel

Minggu, 27 November 2016

Arisan Seru di Cabana Resto Bogor

Berinteraksi dan bersosialisasi adalah salah satu fitrah manusia sebagai makhluk sosial.  Salah satu wadah bersosialisasi yang digemari ibu-ibu adalah arisan. Kegiatan arisan punya banyak manfaat positif . Antara lain menjadi ajang silaturrahmi, sarana refreshing, sarana menabung, membuka pintu rezeki, menambah networking, dan lain-lain.



Lihat saja apa yang dilakukan oleh Ibu-ibu “Arisan Pertiwi Rempong”. Mereka adalah orang tua murid SD Pertiwi Bogor yang anaknya saat ini duduk di kelas 6. Satu bulan sekali mereka berkumpul, meluangkan waktu beberapa jam untuk bertemu, bertukar kabar, dan  berbagi informasi.

Kali ini lokasi arisan  bertempat di Cabana,  resto cantik bergaya modern minimalist yang terletak di kawasan  Bogor Nirwana Residence, Bogor. Kebetulan aku dan Bu Leni menjadi penyelenggara arisan.

Sabtu, 26 November 2016

Ajari Kami Merajut Mimpi untuk Indonesia


Rezeki bukan hanya berupa materi. Pertemuan dengan seseorang yang menularkan ilmu mencerahkan serta membuka peluang berbuat kebaikan, itu pun salah satu bentuk rezeki dari Allah SWT. Aku tak pernah  bosan mensyukuri rezekiNya, di mana aku menemukan sosok yang berperan sebagai  guru, mentor, trainer, coach dalam kehidupan, juga sebagai role model,  sahabat  setia  yang rela mendengarkan masalah dan curhat tak penting sekali pun.  Seseorang yang berperan besar dalam merubah hidupku menjadi lebih baik dan berkualitas.

Masih kuingat beberapa tahun lalu, ketika duduk termangu takjub di sudut ruangan sebuah apartemen di Kuala Lumpur.  Yang membuatku terpana adalah kata demi kata bermuatan ilmu yang keluar dari mulut wanita mungil  itu. Intonasinya mendayu.  Kadang  rendah, kadang tinggi.  Sesekali mengejutkan, menukik, menusuk tapi tak menyakiti, namun membangkitkan kesadaran.

Rabu, 23 November 2016

Berubah Itu Mengubah





Ingin suami berubah menjadi lebih peduli dan terlibat dalam pengasuhan anak?

Ingin suami juga belajar ilmu parenting supaya bisa satu visi dalam menerapkan pola asuh anak?

Selama keinginan itu masih tergantung pada kendali di luar diri kita, keinginan itu berpotensi besar membuat frustasi karena tidak akan tercapai.

Jadi bagaimana? Apakah kita tak boleh berharap orang lain berubah?

Menentukan tujuan itu ada caranya. Buatlah tujuan itu spesifik dan terukur, dengan diri kita sendiri sebagai pemegang kendalinya, bukan pada orang lain.

Kalau tujuan yang kita dengung-dengungkan dalam kepala kita ganti bentuk kalimatnya menjadi seperti ini : " Menemukan cara yang tepat untuk mempengaruhi suami belajar parenting dan terlibat pengasuhan anak."

Maka alam bawah sadar akan lebih mudah menterjemahkan tujuan itu. Apalagi kalau detail dari tujuan itu lebih diperjelas. Misalnya ukuran keberhasilannya adalah bila suami mau ikut training parenting, kemudian menerapkan ilmunya dalam berinteraksi dengan istri dan anak-anak. (Spesifik dan terukur).

Kalimat " menemukan cara yang tepat untuk mempengaruhi.. " itu menunjukkan bahwa kendali ada pada diri kita sendiri. Bukankah kita yang harus mencari caranya, berhasil atau tidak tergantung usaha kita sendiri.

Lalu, dengan menggunakan prinsip 5 pillar komunikasi yaitu selesaikan emosi, fokus pada tujuan, bangun kedekatan, gunakan ketajaman indera dan flexible dalam bertindak, lakukan saja berbagai cara untuk mempengaruhi. Susun strategi persuasi. Kalo satu cara belum berhasil, ganti cara lain ( flexible dalam bertindak, tidak ada kata putus asa).

Jadi kalau ingin orang lain berubah, ubah dulu cara kita menetukan tujuan, ubah dulu cara kita berinterkasi atau berkomunikasi dengan orang yang dimaksud. 
Hasil tak akan mengkhianati upaya. Percayalah! Berubah itu mengubah.

Tahun 2014, terdorong oleh keinginan  menjadi ibu yang baik  bagi  anak-anakku, aku mulai belajar parenting. Semakin banyak belajar, semakin aku sadar bahwa aku butuh partner yang sejalan. 

Sayangnya, upayaku meyakinkan suami tercinta, si Akang, untuk ikut serta dalam proses pengasuhan yang didasari ilmu parenting tak bersambut.  

Ajakanku untuk ikut training parenting, atau minimal membaca buku yang aku tulis bersama trainer dan sahabat-sahabatku selalu ditepisnya. Aku masih bersyukur si Akang tetap mengizinkan aku ikut training, mengurusi pelaksanaan training, memperdalam ilmu parenting bahkan sampai ke luar negeri.  Tapi tetap saja dia merasa tak butuh belajar parenting.

Selasa, 22 November 2016

Nilai Ulangan Anak Mengecewakan? Saatnya Terapkan Parental Coaching!



Apa yang  sebaiknya dilakukan orangtua bila  anak kecewa dengan nilai ulangannya?

Mau pilih marah, menghakiminya,   atau  mencekoki dengan solusi misalnya langsung disuruh les ?
 
Sumber foto ilustrasi dari hijabilifedotcom


Mencekoki anak dengan solusi tampaknya seperti perilaku orangtua yang sayang anak. Padahal, orangtua yang sedikit-sedikit memberi solusi pada permasalahan anaknya tanpa sadar membunuh kreativitas anak, menjadikan anak tidak tangguh,  dan mudah menyerah.

Kamis, 17 November 2016

Pengalaman Menjalani Katerisasi Jantung

Katerisasi jantung? Duh… sebelumnya tak pernah terbayangkan akan mengalami tindakan medis ini.  Membayangkannya saja sudah ngilu, tapi ya harus dijalani demi mengetahui bagaimana sesungguhnya kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darahku.

Ruang Cath-Lab di  RS BMC 

Ceritanya, tanggal 20 Oktober 2016 lalu aku menjalani Medical Check Up (MCU)  lengkap di salah satu Medical Center di Jakarta. Kegiatan ini rutin kulakukan 2 tahun sekali untuk mengetahui kondisi kesehatan.

Senin, 07 November 2016

Menikmati Liburan yang Dekat dengan Alam di Pesona Alam Resort & Spa



Bosan dengan kondisi di perkotaan tempat Anda bekerja yang padat, akrab dengan polusi udara, dan suara bising kendaraan? Menepilah sejenak, sendiri atau bersama dengan keluarga. Berlibur ke tempat yang jauh dari kota dan dekat dengan alam. Tak perlu jauh-jauh, kawasan Puncak Bogor menyediakan keindahan alam yang luar biasa. Udara sejuk dan pemandangan hijau pepohonan yang mampu mengusir kepenatan.

Salah satu tempat menginap yang sekaligus bisa menjadi tempat berlibur adalah Pesona Alam Resort & Spa, di Jalan Raya Taman Safari, Kav 101, Desa Cibeureum, Cisarua, Bogor. Resort yang berdiri di atas lahan seluas empat puluh hektar ini dikelilingi oleh hutan pinus dan sungai yang jernih. Anda bisa booking di Traveloka agar bisa mendapatkan kamar atau villa yang sesuai keinginan.

Minggu, 06 November 2016

5 Hal yang bisa dilakukan Orangtua untuk Mewujudkan Era Generasi Gemilang



Tujuan mendidik anak adalah untuk menjaga fitrah atau potensi baik yang sudah dibawa anak-anak sejak lahir, mengupayakannya agar meningkat menjadi lebih baik,  kemudian mengarahkan mereka menjadi  pribadi-pribadi shaleh-shalehah, bermanfaat, tangguh dan  berkolaborasi menjadi generasi gemilang. 


Apa yang bisa dilakukan para orangtua untuk mewujudkan harapan ini? Mari simak 5 hal yang bisa dilakukan untuk mewujudkan era generasi gemilang. 

Kamis, 06 Oktober 2016

14 Jurus Silat Lidah, Cara Ampuh Runtuhkan Keyakinan Tak Memberdayakan



Sudah belasan tahun berumah tangga bukan berarti adem-adem saja. Manusia akan selalu punya sisi - sisi dalam dirinya, yang sibuk berargumentasi, berdebat, saling mempengaruhi untuk membuat diri ini melakukan sesuatu sebagai respon atas sebuah peristiwa.  Lha, ini ngomong apa sih? Hehe… bingung ya.

Jadi begini, aku  ingin menceritakan pengalaman pribadi. Di dalam diriku, ada  tiga sisi. Tiga sisi ini aku visualisasikan sebagai Iwed yang netral, Neng yang logis, dan Dewi yang ceriwis. Semuanya bagian dari diriku itu selalu bersama, sehingga selalu terlibat dalam seluruh peristiwa dalam hidupku. Dalam Neuro Linguistic Programming, perdebatan sisi- sisi diri itu disebut “self talk”. Self talk terjadi dalam alam pikirian. 

Apa yang dilakukan self talk? Misalnya begini. Suatu hari si Akang pulang bawa bakso dari kawannya. Menurutku baksonya  lumayan enak. Akang bahkan bilang baksonya enak. Lalu dalam alam pikiranku, Neng dan Dewi mulai sibuk berpendapat. 

Rabu, 05 Oktober 2016

ANAK LEBIH TERTIB DENGAN METODA BRIEFING DAN ROLE PLAYING




Apakah Ibu-ibu, Bapak-bapak, para orangtua ingin membuat anak lebih tertib dan lancar dalam berkegiatan? Briefing dan role playing  bisa menjadi solusinya lho. Tampaknya simple, tapi  powerful. Bagaimana aku bisa sampai pada kesimpulan itu?


Bermula dari seringnya aku tertohok oleh penjelasan yang diberikan guru, sekaligus trainerku, mbak Okina Fitriani. Kata-katanya  menancap di hati, membuka kesadaran akan kekeliruanku.  Tapi herannya aku tak merasa sakit hati. Reaksiku  malah mentertawakan ketidaktahuan diri sendiri.