Jumat, 04 September 2015

Lezatnya Pizza Papalis di Detroit

Saat berkunjung ke Italia tahun 2011,  aku sengaja mencicipi makanan khas Italia yang sudah mendunia. Pizza. Saat itu aku mencicipi seperempat bagian  pizza dari pizza berukuran sangat lebar.  Seperempat bagian pizza itu membuat perut kekenyangan hingga aku tak sanggup menghabiskan makanan itu. Sisanya kuhabiskan untuk sarapan esok paginya. Bagaimana rasanya? Cukup enak. Pizza asli Italia menurutku  tak terlalu jauh beda rasanya dengan pizza yang dijual di tanah air.



Tahun 2014 lalu, saat mengunjungi Detroit Michigan, Aku dan sahabatku Indriya, diajak teman-teman   menikmati pizza yang sungguh unik. Pizza bergaya Chicago ini sangat berbeda dengan pizza di Italia, atau pizza yang dijual  di tanah air.  Bisa dikatakan pizza ini adalah salah satu ikon makanan  yang wajib dicicipi  saat berkunjung ke Detroit.

Pizza Papalis Taverna, demikian tulisan yang tertera pada bagian luar resto. Lokasi resto berada di 553 Monroe Street Detroit , Michigan 48226.


Memasuki ruangan resto, tampak disain interior bergaya warehouse  klasik dengan detail bata expose pada sebagian dindingnya, dan juga unsur kayu yang menonjol. Bata expose menimbulkan kesan simple, apa adanya tapi tetap bernilai artistik. Furniture terbuat dari kayu, bergaya antik.




Kami duduk mengelilingi meja, dan mulai mengamati daftar menu. Foto pizza yang terdapat di  menu langsung mengundang perhatian. Bagaimana tidak, pizza andalan resto ini sangat tebal dan “boros” toppingnya. Menggiurkan!



Menu yang tersedia terdiri dari hidangan pembuka, sup dan salad, pizza, calzone (pizza yang dilipat berbentuk mirip omelet), strombolis (pizza gulung), sandwich, dan makanan penutup.

Kami memesan Deep Dish Pizza, menu andalan resto ini.  Ada berbagai pilihan topping, mulai  dari keju, bayam, seafood, vegetarian, daging dan lain-lain. Kami memilih bayam karena penasaran akan rasa pizza bertopping sayur hijau itu. Selain itu kami juga memesan salad.


Beberapa lama kemudian, pelayan yang mengenakan seragam kemeja berwarna hitam menghidangkan pesanan kami.



Wow... aku terkagum-kagum melihat tampilan Deep Dish Pizza bayam itu. Kulit pizza tebal mengembang sempurna dengan tekstur  lembut berwarna coklat keemasan.  Kabarnya kulit pizza dibuat dari tepung gandum terbaik, putih alami tanpa zat kimia tambahan dengan kandungan protein lebih tinggi dari tepung biasa. Sang pencipta resep meramu bahan kulit pizza dari sebuah penggilingan tepung di Kansas.

Toppingnya, saus tomat merah segar dengan jumlah yang melimpah. Tomat gemuk berbentuk seperti buah pir yang merupakan bahan utama saus tomat pizza papalis berasal dari wilayah Agro Nocerine Sarnese Italia. Tanah pertanian di daerah itu berbentuk lereng, subur, dengan curah hujan tinggi dan suhu musim panas yang tinggi menjadikan hasil tanaman tomat istimewa. Tomat dari wilayah ini memiliki kulit yang lebih tipis dibanding tomat biasa, sehingga   lebih lembut, rasa  tak terlalu asam,dan kaya vitamin .

Ketika pizza dipotong, tampak keju mozarella dengan serat-seratnya yang meleleh. Keju ini pun kabarnya diperoleh dari Wisconsin, dan merupakan keju terbaik. Bayam hijau dan jamur  mengintip dibawah lapisan saus tomat. Sungguh menggoda...





Bagaimana rasanya? Enak! Paduan cita rasa saus tomat yang segar , keju dan sayuran sangat harmonis. Tampaknya kunci kelezatan rasa terletak pada sausnya. Saus pizza papalis diciptakan di Naples. Dengan mengadopsi dan mengembangkan resep dari Antica Pizzeria Port’Alba, terciptalah saus dengan rasa yang tajam namun tidak “menggigit”. Tak salah bila resto ini telah meraih the “Best Gourmet Pizza” dari  the Metro times, “Best Pizza In Detroit”  dari  the Foley Guide, “Top Pizza In Michigan” dari  the Zagat Survey and  pemenang pertama  the “Best of City Search Detroit 2003”.


Aku mengucapkan terimakasih pada Mbak Siti dan suaminya, Mas Abdul Khaliq Shabazz, lalu Mbak Pipit Anwar Cowan dan suaminya, Bill Cowan yang sudah mengajak kami mencicipi makanan ini. Seingatku, sepanjang pengalaman makan pizza, pizza  papalis adalah pizza terlezat  dan terunik yang pernah kurasakan.


Penasaran dengan rasanya? Jangan lupa mencicipi pizza papalis bila anda berkunjung ke Detroit!

12 komentar:

khulatul mubarokah mengatakan...

Kapaan ya ke sana ...

Ristin mengatakan...

enak bgt pizzanya.. pasti kelezatan pizzanya tak terlupakan. Salam kenal :)

Ahliah Citra mengatakan...

Ya ampuuuun, untung ga lagi hamil.

Kalau ngidam itu kan bisa rempong
Hihiiii

dweedy ananta mengatakan...

Ya ampun enak banget kayaknya >.<
Tapi mikirin ke Detroitnya aja dulu baru ke restoran pizzanya :p

Juliana Dewi mengatakan...

@Khulatul Mubarokah :Insha Allah Mbak Kayla.. Di Detroit banyak saudara2 sesama muslim. Kalo ketemu mereka, hati sejuk. Hehe

Juliana Dewi mengatakan...

@Ristin : salam kenal juga. Terimakasih sudah mampir

Juliana Dewi mengatakan...

@Ahliah Citra : semoga hamil ya, Mbak.. Aamiin..Hehehe..

Juliana Dewi mengatakan...

@dweedy ananta : yuk ke Detroit ;)

Nol kecil mengatakan...

waah kapan bisa kesana :-D
masyaa Allah yaa bunda.. bisa menjelajahi negara beserta kulinernya :-)

salam santun dari Mutiah di Gorontalo Sulawesi

Juliana Dewi mengatakan...

@Nol Kecil : Salam santun juga Mutiah di Gorontalo..terimakasih sudah mampir ke sini

Maya Siswadi mengatakan...

Waaahhh melimpah bangeeett topingnyaaa

Juliana Dewi mengatakan...

@Maya Siswadi : Hehehe...toppingnya boros :)