Rabu, 16 Juli 2014

Cara Mengatasi Perbedaan Soket, Steker dan Voltase Listrik di Negara Tujuan Traveling

Beberapa kali traveling ke luar negri, aku mendapati bahwa   outlet listrik atau  soket listrik yang digunakan  berbeda-beda antara satu negara dengan negara lainnya.   Saat berkunjung ke beberapa negara di  Eropa dan Asia, tipe soket listrik   yang tersedia di hotel   adalah untuk steker yang terdiri dari dua pin berbentuk bulat, ada yang dua pin berbentuk pipih, dan ada yang terdiri dari  3 pin berbentuk pipih.

Di Eropa,   jenis soket listriknya  untuk steker dengaan dua pin bulat sehingga tidak ada masalah. Tapi di Thailand yang soketnya  untuk dua pin pipih aku membutuhkan over steker  supaya colokannya bisa masuk ke soket.

Over Steker. Sumber gambar dari internet


Di Malaysia lain lagi, socketnya untuk steker dengan  3 pin pipih. Over steker yang kubawa tidak cocok. Untung saja aku menginap dirumah sahabatku yang punya over steker  untuk 2 pin bulat. Ah... leganya. Aku dapat pelajaran baru, demi kelancaran jalan-jalan harus bawa over steker yang tepat sesuai dengan soket yang terdapat di negara tujuan traveling.

Kelihatannya sepele, tapi  penting bagi traveler untuk mengetahui jenis soket yang umum terdapat di negara tujuan traveling. Kebayang bila tiba di hotel saat batre handpone, camera dan laptop sudah low tapi ternyata colokan atau stekernya tidak cocok dengan soket listrik yang tersedia.  Bagaimana bisa mencharge gadget? Bisa gagal sesi pemotretan dan gak bisa eksis di media sosial dong kalau begitu.Travelling tanpa bukti foto itu tragedi yang menyedihkan.  Apalagi buat yang narsis parah kayak aku. Jangan sampai lah yaaa...  Hehehe...


Macam-macam Soket dan Steker.
Sumber gambar dari electicaloutlet.org


Selain jenis colokan listrik, voltase listrik pun bisa berbeda antara satu negara dengan negara lain. Ada yang 110 V, 115 V, 160 V, 220 V, 230 V dan lain-lain. Karena itu untuk voltase yang berbeda dengan Indonesia perlu dipertimbangkan untuk membawa adaptor saat traveling, supaya  gadget yang di charge tidak rusak.

Untuk mengetahui jenis stop kontak, soket dan voltase listrik di negara tujuan traveling bisa dilihat di electricaloutlet.org

 Di hotel, kadangkala jumlah soket listrik terbatas, sedangkan gadget yang harus di charge banyak, mulai  dari laptop, HP hingga camera. Belum lagi kalau sekamar dengan satu atau beberapa  teman atau travel mate, bisa rebutan soket kalau begitu keadaannya. Untuk mengatasi  hal ini sebaiknya traveler membawa multiple soket, sehingga bisa berbagi dengan teman sekamar.
Multiple Soket. 

Bagi yang akan berangkat traveling, ayok mulai check jenis soket,steker dan voltase  listrik negara tujuan traveling supaya bisa menyiapkan alat –alat yang perlu dibawa.

Happy traveling!


4 komentar:

Yanet mengatakan...

Betul mak, Kuching aja beda soketnya... Nice info, mak...

Dewi Sutedja mengatakan...

@Yanet Thanks sudah mampir ke sini

Arrin Rosmala mengatakan...

Info yang bermanfaat mba :). Jadi, kesimpulannya, kita harus punya persediaan berbagai jenis soket listrik dan adaptor y mba?

MakaraMe mengatakan...

Iya mak, terkadang ini yang justru terlupakan. Dulu Alhamdulilah temen ada yang udah pengalaman, jadi bisa nebeng. Hehe